
Sabtu pagi berangkat ke Surabaya, turun gubeng suruh jemput teman SMP. Sebut saja temen q namanya Aji. Cerita dikit tentang profil tmn q y :
AJI, nama lengkapnya Wahyu Aji Cahya Romadhon. Sewaktu SMP q manggilnya Wahyu, berhubung teman2x skrng kebanyakan manggilx Aji, q juga ikut2 manggil Aji (bosen manggil Wahyu, haha)
Rumahx di desa Campurejo Kota Kediri, kuliah di ANTROPOLOGI (kampus B) UNAIR. Qt itu dulu wkt SMP kayak tiga serangkai. Kemana2 bertiga. Ke alun2, ke Sri Ratu (mall terbesar di Kota Kediri wkt itu), dan kemana lah. Sering juga nginep di rumah Aji. Jd bs dipastikan dkt jg ma Ibu’ n Kakaknya Aji. Oy, hamper lupa. Teman q satune namax Allief, sekarang dia kerja di ekspedisi Semarang. Rumahnya karang ndoro. Jarang pulang dy, paling ketemu pas b puasa/ hari raya.
Lanjut..
Stelah dijemput Aji, qt lngsng menuju ke kost.x trus istirahat bentar. Tidak lama kemudian Aji otak atik laptop. Baru tak ketahui rupanya dy bisnis on line barang2 elektronik (lepu & BB) via kaskus, toko bagus, bekas, dsj.. Setelah posting dagangannya, tidak lama kemudian (skitar 30 menit) lepy Toshiba yg dijual 1,9jt langsung ditawar orang. Setelah negosiasi harga, akhirnya kena 1,8jt. Langsung saat itu juga barangnya qt anter ke kawasan Industri rungkut. Jauh juga rupanya, rungkut – gubeng. Balik ke kost, malamnya Aji ngajak q beli (kulak’an) lepy di Surabaya utara. Deket jembatan suramadu, y dh lihat sekalian. Bgs bngt d malam hari……… Udah dpt barang, kembali ke kost jam 00.30 (*GJ y, padahal minggu jam 08.00 q ujian di UNAIR). Sebelum nyampe di kost Aji, mampir bentar ke penjual pangsit rumahan. Ini ceritanya :
----------
Aji : “Yak, pangsit a?”
Q : “gk Yu (panggilx Wahyu lagi, bukan Aji. hehe), wuareg (masih sangat kenyang) q”, teh ae wes (the aja dah).
Aji : “Alah Yaaaa…, semangkuk ae lo. Diet to qm? Guayane”
Q : “q lak malem g bisa makan Yu (dalam hati : apalagi mie dan bakso), teh anget bae”
Aji : “Pangsit 1, teh hangat 2 Bang”
Penjual Pangsit : “Ok”
Tidak lama kemudian, ada cewek yg tiba2 nyelonong masuk warung. Kayaknya ketakutan. Waktu itu jam 00.30. dari mana tu cewek malem2 gini.
Cewek xxx : “Bang, numpang y… q takutttt”
Penjual Pangsit : “Oke Neng”
Tidak lama kemudian, muncul rombongan laki-laki lewat warung sambil tengak tengok kanan kiri. Skitar 6 orang. Tidak lama kemudian, cewek itu tny ke penjual bakso.
Cewek xxx : “Bang, mayatnya dah dikubur apa belum?”
Penjual Pangsit : “Belum neng, bsk nguburnya”
Cewek xxx : ekspresi lega, sambil elus2 dada. “Ya udah bang, makasih y….”, sambil nyelonong keluar warung
Owalah Mbakkkk, ternyata takut ma orang yg meninggal y, hehe
Akhirnya q dan Aji balik ke kost. Sesampainya di kost Aji, lngsng istirahat. Q menyalakan alarm HP jam 04.30. --------------------
BTW, ini kapan y belajar q?? Kn minggu ujian… Halaaah, g perlu belajar. Kn sebelumnya dh belajar. Mendekati hr H iku y nyantai2, g perlu menyibukkan diri u/ belajar.
Alarm berbunyi, bergegas sholat subuh trus mandi. Beli makan, prepare dikit wat persiapan wawancara (*belajar dikit terkait karya ilmiah yg dh tak buat, review ulang)
Jam menunjukkan pukul 07.20.
Q : “Yu, ayo berangkat”
Aji (Wahyu) : “Ok Ya’…’
Ambil motor, trus ke gedung FEB u/ test. Sesampainya d sana, ada yg menawari alas ujian dr kayu. Bingung beli pa gk, y wes akhirnya tak putuskan wat beli ae. Itung2 kasih rejeki ke orang ^^
Masuk, liat2 pengumuman wat mastikan lokasi ujian q. Akhirnya, di FEB ruang 201!!!
Jam 07.45 sudah dimulai, untung datang lebih awal (padahal lo d jadwal jam 08.00)
Tak liat2 sekeliling, kebanyakan udah tua2. Kayaknya q paling muda ini, hehe
Seelah ngisi biodata, teeeeeeeeeeeeeeT bel berbunyi --tanda dimulai mengerjakan soal—Diawali dr TPA. Ada soal tentang padan kata dr GAL4u, q bingung jawab apa. Mikir2 ampe 1 menit masi blm jwb, y wes tak awur. Haha. Soal TPA lumayan mudah sh, yg inggris lumayan sulit dikit. Hehe.. Stelah selesai, disuruh keluar dan menuju ruang wawancara. Q cari2 tempat wawancara. E ternyata ada di ruang 207!!! Dengan pewawancara dr. Sri MCN (Master of Community Nutrition mungkin). Kayaknya q tahu ni orang. Sbelumnya q pernah main2 ke UNAIR dan bertemu beliau.
Setelah tahu ruangan dan penguji, langsung cabut ke masjid kampus B. Ambil wudhu biar lebih segar dan tenang. Habis wudhu, kembali ke tempat wawancara. Nunggu lama bgt… (banyak minum, “kebelet” pipis juga, nahan “pipis”… takutnya wkt ke belakang, q dipanggil., Y ditahan aja sementara. Akhirnya……………. giliran q!! :
Penjaga “gawang” (a.k tukang panggil peserta wawancara) memanggil nama q.
Penjaga gawang : “Bapak Arya Ulilalbab…, silahkan”
Q : dalam hati,,,, Kok bapak sh??? L.. Protessss!!!!
-----
Bu Sri : “Dik, tlng diisi dl biodata ini”
Q : “iya Bu…,” sambil ngisi2.
Bu Sri : “Dr mana Dik?”
Q : Binging, dr mn maksudx apa y… tinggal q apa kampus q dl. “Kampus saya dulu Bu? Saya dr Ilmu dan Teknologi Pangan Brawijaya, lulusan 2008”
Bu Sri : manggut2, “Pertanian y?”
Q : “Bukan Bu, saya Ilmu dan Teknologi Pangan, fakultasnya Teknologi Pertanian (dengan penekanan, Teknologi Pertanian)
Bu Sri : “Biaya kuliah dr mana?”
Q : bener2 bingung, tp dengan sekejap langsung tak jawab (untung wkt itu q gk polos2 amat. Kl polos, tak jawab dr ortu, secara kn blm dapat beasiswa). “Beasiswa Bu, kebetulan dikti mengeluarkan beasiswa penuh. Jadi sistem pendaftarannya setelah diterima di sini dan system beasiswa yaitu timbale baliknya ditempatkan dengan lama waktu n+1 tahun (n= lama study S2)”. Perlu diketahui tmn2, jawaban beasiswa lebih bisa diterima. Hal ini menandakan bahwa qt cerdik, pandai mencari peluang, sudah mandiri cz tidak melibatkan orang lain u/ pembiayaan study.
Bu Sri : “bagaimana kl ditempatkan di sorong?”, Ibu Sri sambil senyum J
Q : Mn itu sorong, g tahu. Haha… Tp PD ae jawab!!! “Ya dijalani Bu, mumpung masih muda”. Jawaban strategis juga menurut q. hehe
Bu Sri : “ada karya ilmiah? Cb lihat mn skripsi qm”…
Q : “Ini Bu skripsi saya”, sambil menyodorkan skripsi. Waktu ibunya lihat2 skripsi q, q juga mengisi wkt u/ ngomong. “Saya pernah ikut PKMP dikti, juara 1 inovasi pangan di UPH Jakarta, dan pernah ngirim 2 prelimenary proposal ke IFT USA”.
Bu Sri : “Pernah buat jurnal internasional?”
Q : “belum Bu…”, PD bngt Ibu tny gt (pikirku). Hehe. Mang saya tampang2 Profesor y Bu, masi umuran segini ditanya jurnal internasional. Boro2 internasional, nasional ae belum. Internasional dari Hongkong? Heheeee
Bu Sri : “Ini skripsi qm lumayan bagus, nanti minyak ikannya bisa dimanfaatkan u/ penderita gizi buruk di Negara kita. Qm lanjutkan y (kyk’e lanjut tesis maksudnya)”
Q : Jderrrrrrr! Maaf Bu, sudah sudah. Cukup skripsi aja penderitaan q L, thesis jngn ampe kayak skripsi. Haha. Tesis jngn ampe ky skripsi jare, hehe/. “Iya Bu, saya usahakan” (jawaban proposional juga). Jangan ampe jawab : maaf Bu, saya tidak mau melanjutkan penelitian ini, sudah. Cukup skripsi saja penderitaan q. Saya tidak mau tersiksa wakytu study master di sini, bla bla bla (PASTI GK BAKAL KETRIMA kl jawab gini)
Bu Sri : “Sumber minyak ikan di Indonesia banyak y? di mana?”, Ibu pasang tampang bener2 tidak tahu dan penasaran sumber minyak ikan di Indonesia
Q : Otomatis q bisa bngt jwb ini, hehe. Scr skripsi q, ambil minyak ikan y ambil ndiri. Jawaban tak jelaskan panjang lebar. dengna muka sok professional dan prihatin dengan permasalahan gizi di Indonesia. Berikut laporannya : “Di muncar Bu, banyak sekali limbah minyak hasil penepungan dan pengalengan dari ikan lemuru yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga ini sangat potensial untuk diproses menjadi konsentrat omega-3 yang mempunyai nilai jual tinggi. Dimana salah satu manfaat omega-3 yaitu untuk mencerdaskan otak sehingga apabila konsumsi omega-3 anak Indonesia tercukupi maka kedepannya secara tidak langsung diharapkan dapat menaikkan tingkat kecerdasan bangsa ”
Bu Sri : “ada yang ditanyakan ?”
Q : agak bingung, mau tanya apa…, kl gk tny gmn gt trus kl tny apa y yg ditanyakan. Akhirnya!!!
“Matrikulasinya dimulai kapan Bu? Bagaimana system pembayaran matrikulasi?”, mau gk mau tny sekedarnya.
Bu Sri : “Biasanya minggu ketiga bulan agustus, matrikulasi selama 2 minggu dan pembayarannya satu paket dengan daftar registrasi mahasiswa baru”
Q : Dengan modal penasaran dari gelar Ibu Sri yg awalnya Dr. dr. dan akhirnya MCN (Master of Community Nutrition kykx) maka q beranikan Tanya, tny agak ngawur, haha. “Ibu sebagai dosen tetap di FKM atau di FK y Bu?”
Bu Sri : lagi2 agak senyum “Saya dosen di sini dik, sejak awal sudah kontrak dengan FKM. Nanti yang ngajar magister, saya.. ”.
Beliau jawab sambil nulis form penilaian dr hasil wawancara q. Tak lihat, ada 5-6 kolom penilaian dan hanya 1 kolom yang bernilai 70, lainnya 90! Alhamdulillahhhh (dalam hati..). Ampe sekarang q masi bingung, poin apa y kira2 yg menyebabkan nilai q ada yg 70. *Prediksi q : q gk pake ikat pinggang dan baju dimasukkan (peserta lain hamper semua pakai ikat pinggang dan baju dimasukkan), rambut tetep gaya Mohawk (padahal kebanyakan peserta rambutnya klimis2 disisir rapi ke samping) dan sepatu sport (paling beda dengan peserta lain, g kepikiran “macak” sok resmi. Padahal hamper semua pakai pantofel) trus wkt itu gk pake minyak wangi lagi. Halaaaaaah, yg sudah biarlah berlalu. Nnt wkt kuliah di sana (AMINNN) tak “macak” klimis wes Bu, biar dikira q dosennya. Haha
Q : “yasudah Bu, terimakasih atas semuanya…. Selamat siang, assalamu’alaikum”, sambil pasang muka senyum.
YESSS, akhirnya selesai sudah keteganganku, saatnya nyantai dan memikirkan bisnis u/ kedepannya!

